Capital structure menjelaskan pendanaan perusahaan dan hak penyedia modal. Bedakan dari komposisi aset: BTC tidak menunjukkan apakah saham atau utang mendanainya. Jatuh tempo, agunan, konversi, pembatasan kontrak dan debitur hukum juga penting.
Utang, preferred stock dan common stock memiliki syarat berbeda. IAS 32 membedakan liabilitas dan ekuitas terutama dari kewajiban kontraktual menyerahkan kas, dengan pengecualian dan aturan khusus. Beberapa instrumen konversi majemuk dipisah menjadi kedua komponen. Kata saham saja tidak menetapkan klasifikasi; standar lain bisa menyajikannya berbeda. [IFRS Foundation — IAS 32 Financial Instruments: Presentation]
Model kami memiliki utang 60 USD dan ekuitas biasa buku 30: 60/30 = 2. Dengan nilai pasar saham biasa 90, menjadi 60/90 = 0,6667. Penyebut berubah, bukan jumlah utang. Rasio ini tegas mengecualikan modal preferen dan bukan ukuran universal seluruh struktur. Ekuitas nol atau negatif dapat membuat tafsir biasa tidak berlaku. [SEC — Beginners’ Guide to Financial Statements]
Model likuidasi memiliki aset 80 USD, utang beragunan penuh 30, utang lain 40 dan satu kelas preferen dengan preferensi 20. Membayar 30 dan 40 menyisakan 10 untuk preferen dan nol untuk saham biasa. Biaya dan prioritas hukum lain diabaikan; agunan sepenuhnya menutup utang dijamin. Hukum dan kontrak menentukan hasil, bukan urutan pemasaran. [SEC Investor Bulletin — Corporate Bonds]
Materi Strategy 23 Agustus 2026 menempatkan STRF di bawah liabilitas anak perusahaan juga. Anak model dengan aset 60 dan liabilitas 50 menyisakan maksimal 10 untuk induk. Obligasi induk 30 tidak otomatis mendapat 30 darinya. Model tidak memiliki jaminan anak atau aset lain; periksa jaminan, agunan dan pembatasan transfer intragrup. [Strategy — Investor Briefings, 23 August 2026, SEC filing]
Model memiliki aset 100 USD, termasuk kas 5, dan pembayaran jatuh tempo 20. Tanpa penerimaan, penjualan atau pendanaan baru, kurang 15 meski aset melebihi pembayaran hari ini. Pisahkan solvabilitas neraca dan kemampuan membayar tepat waktu. Penjualan bisa lambat atau merugi; rencana pembiayaan ulang bukan dana yang sudah pasti. [SEC — Beginners’ Guide to Financial Statements]
Model benar-benar menyelesaikan konversi utang 20 USD menjadi 10 saham baru di samping 100 yang ada. Utang turun 20, saham menjadi 110, pemilik 10 lama memiliki 10/110 = 9,09% bukan 10%. Ini bukan pelunasan tunai. Opsi konversi tidak berjalan sendiri; periksa syarat dan bedakan perubahan nyata dari skenario dilusi. [IFRS Foundation — IAS 32 Financial Instruments: Presentation]
Model memegang 100 BTC; klaim dolar tetap setara, pada valuasi pilihan, dengan utang 30 BTC dan preferensi 20 BTC. Sisa sederhana 50 BTC sebelum biaya. Saat harga BTC dalam dolar separuh, klaim sama setara 100 BTC dan sisa nol. Ini bukan definisi Net BPS atau hak langsung atas BTC; kepemilikan bruto tidak cukup menilai saham biasa. [Strategy — Dashboard Notes and Metric Definitions]
Gabungkan neraca dengan catatan utang, saham dan peristiwa kemudian dalam SEC EDGAR. Catat entitas, mata uang, jumlah, tingkat, jatuh tempo, agunan, peringkat, konversi dan pembatasan setiap penerbitan. Penerbitan baru atau pembelian kembali mengubah jadwal. Pisahkan nilai nominal, buku dan pasar; fasilitas disetujui bukan dana sudah ditarik atau tersedia tanpa syarat. [SEC Investor.gov — Using EDGAR to Research Investments]
Untuk gambaran yang lebih utuh, baca entri ini bersama Common stock, Preferred stock, Convertible note, Debt maturity. Entri ini juga dirujuk dari Dilution, Convertible note, Preferred stock, Digital credit.