Estimasi historis memakai simpangan baku deret imbal hasil aktif. Nyatakan acuan, periode, frekuensi, satuan dan annualisasi agar dua angka dapat dibandingkan.
Untuk setiap periode yang cocok hitung a=Rp−Rb: imbal hasil portofolio dikurangi acuan. Tracking error, TE, mengukur sebaran sekitar rata-rata deret itu melalui simpangan baku. Bukan satu selisih terpisah atau simpangan baku harga itu sendiri. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013]
Tiga imbal hasil aktif bulanan ilustratif dalam poin persentase: −0.10, 0.00, +0.10. Rata-rata 0.00, jumlah kuadrat simpangan 0.02. Simpangan baku sampel membagi dengan n−1=2: TE sebelum annualisasi √(0.02/2)=0.10 poin persentase. Tiga observasi menjelaskan hitungan, bukan estimasi produk yang andal. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013]
Deret kedua −0.10, −0.10, −0.10 poin persentase memiliki TE=0, tetapi portofolio tertinggal setiap periode. Tracking difference membandingkan imbal hasil pada horizon pilihan; rata-rata selisih bulanan bukan otomatis selisih imbal hasil majemuk seluruh horizon. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013][iShares — Choosing the right ETF: due diligence]
TE bulanan=0.10 poin persentase dikali √12 yang lazim memberi sekitar 0.346 poin persentase tahunan. Ini mengasumsikan varians cukup stabil dan simpangan periodik tak berkorelasi, bukan kepastian. Jangan bandingkan deret harian, bulanan atau jendela berbeda tanpa mengetahui metodenya. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013]
Gunakan tanggal, waktu, mata uang dan acuan tepat yang cocok; pisahkan imbal hasil harga dari total termasuk distribusi. Nyatakan biaya yang tercakup dalam deret NAV. Hari hilang, waktu penutupan berbeda atau kelas mata uang lain dapat menimbulkan ketidakcocokan data, bukan bukti pengelolaan buruk. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013][iShares — Choosing the right ETF: due diligence]
TE imbal hasil NAV terhadap indeks menilai pelacakan portofolio. Imbal hasil harga bursa juga mencerminkan perubahan premi atau diskon. Premi satu kali 2% atas NAV bukan TE=2%; TE memerlukan deret selisih imbal hasil periodik, bukan satu celah harga. [iShares — What is an index?]
Bobot berbeda, sampling, penyeimbangan ulang, biaya transaksi dan pajak dapat menyebabkan simpangan. Dalam model matematika murni, mengurangi konstanta yang sama dari setiap imbal hasil aktif tidak mengubah TE tetapi menggeser rata-rata. Jangan menganggap biaya nyata tepat merupakan selisih imbal hasil konstan tanpa memeriksa. [iShares — Choosing the right ETF: due diligence]
Ex-post TE menjelaskan data masa lalu pilihan; estimasi masa depan bergantung pada model dan merupakan angka berbeda. TE rendah tidak melindungi dari kejatuhan acuan: jika keduanya sama-sama rugi 20% tiap periode, imbal hasil aktif nol. Catat juga tracking difference dan kerugian absolut, bukan hanya konsistensi pelacakan. [MSCI — Introducing MSCI IndexMetrics, December 2013][iShares — Choosing the right ETF: due diligence]
Untuk gambaran yang lebih utuh, baca entri ini bersama ETF premium and discount, Net asset value, ETP Bitcoin spot, Portfolio Risk. Entri ini juga dirujuk dari ETP Bitcoin spot, ETF sponsor fee, Bitcoin futures ETF.