Stock-to-Flow Model adalah keluarga hipotesis penilaian yang dipopulerkan untuk Bitcoin oleh PlanB. Rasio dasarnya membagi persediaan yang ada dengan laju penerbitan baru tahunan; model statistik berikutnya mengestimasi nilai pasar atau harga darinya. Rasio menggambarkan penawaran, sedangkan hubungan penilaian memerlukan validasi empiris tersendiri.
PlanB mendefinisikan stock sebagai persediaan yang ada dan flow sebagai produksi tahunan. Dalam penjelasan kami, persediaan BTC dibagi laju penerbitan baru dalam BTC per tahun; hasilnya berdimensi waktu. Hasil ini menunjukkan berapa tahun yang diperlukan pada laju tetap tersebut untuk menghasilkan jumlah setara persediaan. Ini bukan sisa waktu penambangan maupun harga. [PlanB — Modeling Bitcoin Value with Scarcity]
Coin Metrics membedakan ukuran penerbitan baru; artikel asli PlanB juga menyesuaikan persediaan dengan caranya sendiri untuk koin yang dianggap hilang. Contoh kami tidak melakukan penyesuaian tersebut. Untuk deret nyata, definisi persediaan, waktu pengamatan, dan metode penyetahunan arus harus didokumentasikan. Biaya transaksi dan pemindahan koin yang sudah ada bukan penerbitan baru. [Coin Metrics — Supply Issuance] [PlanB — Modeling Bitcoin Value with Scarcity]
Bitcoin Core mengurangi subsidi berdasarkan interval halving yang telah berlalu. Dengan persediaan dan jumlah blok yang sama, subsidi separuh berarti arus penerbitan separuh dan rasio dua kali lipat. Ini hubungan aritmetika bersyarat. Kenyataannya persediaan terus bertambah dan jumlah blok dalam jendela kalender berubah-ubah; arus tahunan yang diukur ke belakang juga belum tentu berubah seperti laju saat ini yang disetahunkan. [Bitcoin Core v30.0 — GetBlockSubsidy]
Artikel asli PlanB mengestimasi regresi antara logaritma Stock-to-Flow dan logaritma nilai pasar. Dengan demikian, hipotesis yang dapat diuji ditambahkan pada rasio deskriptif. Kapitalisasi pasar dan harga per BTC adalah besaran berbeda: konversi keduanya memerlukan persediaan yang sesuai. Parameter regresi bukan aturan konsensus dan perubahan rasio saja tidak menentukan perubahan harga. [PlanB — Modeling Bitcoin Value with Scarcity]
Bitcoin.org menjelaskan harga melalui penawaran dan permintaan. Dalam penjelasan kami, ini berarti Stock-to-Flow sendiri tidak mencakup kesediaan pemegang untuk menjual, minat pembeli, likuiditas pasar, atau penilaian risiko. Karena itu, persediaan dan laju penerbitan yang sama tidak dengan sendirinya memaksakan satu harga pasar. Contoh kami menunjukkan batas logis ini tanpa membuat klaim tentang pasar historis tertentu. [Bitcoin.org — What determines bitcoin’s price?]
Hyndman dan Athanasopoulos menunjukkan bagaimana deret waktu nonstasioner dapat menghasilkan hubungan regresi semu; mereka juga menyoroti autokorelasi residual. Untuk penjelasan kami, ini berarti perlunya diagnosis data dan galat, bukan putusan otomatis atas setiap varian model. Kecocokan tinggi di dalam sampel tidak dengan sendirinya membuktikan mekanisme sebab akibat maupun prediksi yang andal. [Hyndman and Athanasopoulos — Evaluating the regression model]
Buku Forecasting: Principles and Practice membedakan kualitas kecocokan dari akurasi pada data baru. Maka untuk pengujian model ini yang dapat direproduksi, kami menetapkan sebelumnya versi, periode kalibrasi, horizon, dan ukuran galat. Penyesuaian koefisien kemudian bukan keberhasilan prediksi awal. Evaluasi harus mencakup perbandingan dengan metode acuan sederhana dan pengungkapan penyimpangan. [Hyndman and Athanasopoulos — Evaluating point forecast accuracy]
PlanB menyajikan S2FX sebagai konstruksi berbeda dengan kelompok dan aset lain, menggantikan deret waktu asli. Karena itu, parameter dan hasilnya tidak boleh dicampuradukkan dengan model asli. Dalam rasio dasar kami, pembagian dengan arus nol tidak terdefinisi; ketika arus positif mendekati nol, rasio tumbuh tanpa batas. Batas matematis ini tidak menyiratkan harga bitcoin tak terhingga. [PlanB — Bitcoin Stock-to-Flow Cross Asset Model]
Rasio penerbitan sama, harga yang ditetapkan berbeda
Untuk gambaran yang lebih utuh, baca entri ini bersama Halving, Stock-to-Flow, On-chain Analysis, Backtesting, Overfitting.
01Apakah Stock-to-Flow dua kali lipat otomatis berarti harga dua kali lipat?+
Tidak. Rasio dapat meningkat saat laju penerbitan lebih rendah, tetapi tidak memuat aturan konversi menjadi harga. Model harga atau kapitalisasi menambahkan hubungan estimasi tersendiri, dan prediksinya harus diuji di luar data kalibrasi.
02Apakah berakhirnya penerbitan baru berarti harga tak terhingga?+
Tidak. Pada arus nol, hasil bagi persediaan dan arus tidak terdefinisi. Pertumbuhan rasio saat arus positif mendekati nol tidak membuktikan harga pasar tak terhingga. Penilaian pasar memerlukan permintaan dan tidak dapat ditentukan hanya dengan membagi besaran penerbitan.