Autotuning adalah proses firmware menguji dan menyesuaikan frekuensi serta tegangan berdasarkan respons chip atau papan. Proses ini mencari profil pada kondisi tertentu, bukan membuktikan optimum global atau laba lebih tinggi.
Braiins menjelaskan perbedaan ASIC karena manufaktur, kondisi dan suhu. Tuning mencoba frekuensi dan tegangan, lalu membagi kerja menurut respons. Nilai seragam bukan kalibrasi individual; jangan otomatis menerapkan hasil satu mesin pada seluruh armada. [Braiins OS — Autotuning]
Braiins menyetel untuk daya terpilih; LuxOS membedakan target dan batas. Hashrate lebih tinggi, J/TH lebih rendah dan memenuhi batas merupakan tujuan berbeda. Autotuning dapat menyertai profil rendah atau tinggi; bukan sinonim Overclocking atau izin melampaui batas PSU dan pendinginan. [Braiins OS — Autotuning] [LuxOS — powertargetset]
Braiins FAQ menyebut ketergantungan pada model dan papan kendali, bisa beberapa jam. Periksa Stable per papan: disabled agregat dapat mencerminkan satu papan nonaktif sementara lainnya telah disetel. Fluktuasi hashrate sementara bukan hasil akhir. [Braiins OS — DPS and Autotuning FAQ]
Braiins FAQ menggambarkan S19 bertarget 3000 W dengan satu hashboard berfungsi: mendapat 1000 W berdasarkan tiga papan yang diharapkan. Itu bukan kewajiban mengalihkan seluruh 3000 W ke papan tersisa. Patuhi batas papan, PSU dan rangkaian listrik. [Braiins OS — DPS and Autotuning FAQ]
Braiins membedakan profil tradisional dan Continuous Tuning, berlabel beta saat ditinjau. DPS mengganti tingkat daya tanpa dengan sendirinya menghitung ulang frekuensi dan tegangan profil untuk suhu baru. Tuner berkelanjutan terus beradaptasi dengan keselamatan suhu lebih utama daripada target. [Braiins OS — Continuous Tuning beta]
LuxOS AutoTuner tidak mengubah custom profiles dengan frekuensi dan tegangan eksplisit. Power targeting dan tuning berbasis profil tidak berjalan bersamaan; perintah frekuensi dan tegangan manual tidak tersedia saat power targeting aktif. Jangan menggeneralisasi satu mode ke semua tuner. [LuxOS — AutoTuner]
LuxOS powertargetset membedakan power_target, power_limit dan power_min. Parameter lama power mengatur target dan batas atas sekaligus. Mengubah target belum tentu mengubah semua batas; periksa nilai aktif serta dukungan model dan bedakan pengaturan dari pengukuran daya stopkontak yang akurat. [LuxOS — powertargetset]
Model 3000 W / 100 TH/s = 30 J/TH dan 2700 W / 90 TH/s = 30 J/TH menunjukkan penurunan keduanya sepuluh persen tidak mengubah efisiensi. Bandingkan suhu sama, pengukuran perangkat lengkap, kerja diterima dan kesalahan. Autotuning atau Stable sendiri tidak menjamin penghematan maupun laba. [Braiins OS — DPS and Autotuning FAQ] [LuxOS — AutoTuner]
Untuk gambaran yang lebih utuh, baca entri ini bersama ASIC Miner, Mining Firmware, ASIC Efficiency, Underclocking. Entri ini juga dirujuk dari ASIC Miner, ASIC Efficiency, Mining Firmware, Underclocking.